Tag Archives: game online

pertandigan game dunia

Daftar Game Dalam Pertandingan Game Dunia

Saat ini game banyak tandingan dalam sebuah turnamen resmi baik pada tingkatan nasional maupun sampai internasional. Kejuaraan ini disebut dengan esport atau yang merupakan istilah lain dari olahraga elektronik. Meskipun pertandingan game dunia ini sudah menjadi salah satu cabang olahraga namun banyak orang yang belum mengetahui akan hal tersebut. Bahkan ada berbagai macam game yang saat ini sudah ditandingkan dalam sebuah turnamen tingkat internasional.

Game Yang Ada Dalam Pertandingan Game Dunia

pertandigan game dunia

1. Mobile Legends Bang Bang

Game yang pertama yaitu mobile Legends Bang-Bang. Game yang satu ini merupakan sebuah game di area pertempuran daring atau yang lebih dikenal dengan sebutan MOBA. Mobile Legends ini memiliki set up multipemain dan dirancang untuk para pengguna ponsel pintar atau smartphone. Game ini dikembangkan oleh Moonton dan dirilis pada bulan Juli tahun 2016 yang lalu. Mobile Legend dapat dijalankan di smartphone dengan sistem operasi Android ataupun iOS. Game Mobile Legends ini sangat populer di Indonesia bahkan pada bulan September 2018 silam pengguna mobile Legends di Indonesia sudah mencapai 50 juta orang. Di Indonesia sendiri sempat digelar turnamen untuk memperebutkan Piala Presiden tingkat nasional perlombaan game Mobile Legends ini. Pada tanggal 23 Juni 2019 tim esport yang berasal dari Indonesia yaitu ONIC Esport mengikuti kejuaraan yang diadakan di Smart Araneta Coliseum , Manila, Filipina dalam kejuaraan turnamen Mobile Legends Bang Bang South East Asia Cup 2019 atau yang disingkat menjadi MSC 2019. Tim esport asal Indonesia berhasil menjuarai dalam kejuaraan tersebut dan mengalahkan 12 tim lawan lainnya yang berasal dari 9 negara.

2. Arena of Valor (AOV)

Game yang selanjutnya yaitu Arena of Valor atau yang disingkat menjadi AOV. Pada awal kemunculannya game ini bernama Mobile Arena yaitu game yang dibuat oleh kreator bernama MOBA Games Private Limited. Komunitas Garena yang berasal dari Indonesia pada tahun 2017 mengadakan sebuah turnamen bertajuk Battle of Valvor  pada tingkatan nasional dengan total hadiah yang diperoleh yaitu mencapai Rp 1 miliar.

Meskipun termasuk salah satu game baru dengan genre muka ini sudah diunduh lebih dari 5 juta pengguna pada bulan Februari tahun 2018 Silam. Tahun 2019 game ini juga menjadi salah satu game yang ditandingkan dalam Asian Games tahun 2019 di Indonesia. Pada tingkat internasional AOV sendiri sudah dikompetisikan yaitu pada a of International Championship tahun 2018. Dalam kejuaraan tersebut terdapat 16 tim yang bertarung di Bangkok Thailand dan total hadiah yang didapatkan mencapai Rp 9,1 miliar.

3. PUBG

Game yang selanjutnya yaitu PUBG yang masuk dalam pertandingan game dunia. PUBG ini merupakan sebutan lain dari Battlegrounds PlayerUnknown dalam game yang satu ini jumlah pemain yang dapat bermain sekaligus mencapai 100 orang dan merupakan game dengan tema Battle Royale. Dalam PUBG ini juga bisa dimainkan dalam permainan solo menggunakan tim dua orang atau bisa juga 4 orang. Dalam bermain PUBG juga bisa mengundang teman untuk dijadikan satu tim. Pada tahun 2019 game ini di jadikan sebuah turnamen yaitu PUBG Mobile Indonesia National Championship 2019 atau yang kemudian disingkat menjadi PINC 2019. Game ini digelar di 13 kota yang ada di Indonesia dengan total hadiah yang diperebutkan yaitu senilai Rp 1 miliar.

Dalam pertandingan game dunia ini tim yang berasal dari Indonesia sendiri  mendapatkan peringkat kelima dalam.  Turnamen PUBG ini diadakan di Berlin, Jerman yaitu tepatnya pada tanggal 26 sampai 28 Juli tahun 2019 Silam. Dalam turnamen tersebut ada 16 tim yang berhasil mencapai final dari berbagai macam negara.pemenang dari kompetisi tersebut yaitu Top Esports Cina. Kemudian pada urutan yang selanjutnya kedua dan ketiga juga diraih oleh tim yang berasal dari Cina yaitu X Quest F dan Elite Gaming. Pada urutan yang ke-4 di menangkan oleh tim dari Thailand yaitu RRQ Athena dan pada urutan kelima sendiri yaitu tim yang berasal dari Indonesia yaituBigetron Esports.

4. Fortnite

Game yang keempat yaitu bernama Fortnite. Game ini bisa dimainkan di berbagai macam perangkat seperti contohnya Microsoft Windows, Playstation 4, Nintendo switch atau Operating System yang ada di Smartphone yaitu Android dan iOS. Fortnite merupakan salah satu game yang dikembangkan oleh Epic Games yaitu pada tahun 2017. Salah satu atlet export Kyle “Bugha” Giersdorf yang berumur 16 tahun menjadi pemenang pada perlombaan piala dunia Solo Fortnite. Atlet ersebut berasal dari negara Amerika. Dari perlombaan tersebut atlet tersebut mengumpulkan total 59 dan berhasil membawa pulang hadiah senilai 42 miliar atau setara dengan US$ 3 .

Itulah beberapa game yang ada dalam pertandingan game dunia.

Tips Bagi Kamu Para Gamers

pertandigan game dunia

Bagi kamu para pecinta games bisa menjadi salah satu atlet export pada game yang kamu sukai tersebut. Dengan begitu talenta yang kamu miliki tersebut menjadi sebuah peluang besar untuk masa depan kamu. Kamu harus selalu mengasah kemampuan dalam bermain game tersebut. Jangan mudah menyerah ketika kamu kalah dalam bermain. Tidak hanya asal dalam permainan harus juga memperhatikan strategi yang tepat dalam permainan tersebut. Selain itu penting juga memiliki tim yang kompak serta dapat diajak bekerjasama. Tips cara bermain dalam situs https://wasabicary.net yang tentunya games satu ini sangat menguntungkan dan banyak sekali memberikan penghasilan bagi setiap pemiannya.

pro player indonesia

Kini Jess No Limit Mengaku Blak-Blakan Bukan Lagi Pro Player Indonesia

Belakangan ini Jess No Limit telah berkolaborasi bersama member EVOS Esports yang bernama Jonathan Liandi. Kini Jess No Limit sudah mengakui secara blak-blakan jika ia bukan lagi Pro Player Indonesia. Pastinya anda mengerti jika nama game Mobile Legends yang ada di Indonesia tidak pernah lepas dari namanya. Karirnya saat menjadi pemain pro player patut dibanggakan. Sayangnya beliau kini mulai vakum dalam dunia game.

Ketenarannya sebagai pemain game Mobile Legend ternyata belakangan ini justru lebih dikenal sebagai public figure dari Ruang Guru maupun beberapa iklan nasional yang lain. Hal ini seakan memunculkan sebuah pertanyaan terkait dengan nasibnya dalam dunia game. Padahal absen Jess No Limit ini sangat dinanti banyak orang dalam game EVOS Esports. Sempat disebut sudah vakum ternyata Jess No Limit ini mengakui tidak lagi menjadi Pro Player Indonesia. Di lansir dari sumber https://www.stoprefabuse.com kini player yang akrab di sapa jess, lebih banyak muncul di channel youtube miliknya daripada berlaga dalam event game saat ini.

Jess No Limit akhirnya meninggalkan gelar pro player Indonesia

pro player indonesia

Kini ia pun sering menyebut dirinya sebagai public figure. Bukan niatnya untuk tinggalkan dunia yang sudah membesarkan namanya ini. Tetapi ia lebih memilih memberikan hiburan dengan membagikan beragam tips menarik kepada para gamers yang lain. Ia pun berbicara mengenai kisahnya sebagai pro player. Bahkan selain dari pada itu ternyata juga menceritakan kisah terkait hubungan percintaannya dengan penyanyi serta youtuber bernama Misellia Ikwan. Ketika muncul sebuah pertanyaan terkait hubungan mereka. Jess No Limit ini mengatakan jika hubungannya telah berakhir. Keduanya sekarang ini hanya menjalani hubungan sebagai teman saja.

Selain itu dalam sebuah video yang berada dalam channel Jonathan Liandi ini, Jess No limit mengungkapkan apa sajakah alasan ia vakum dan mengambil keputusan lebih terfokus menjadi public figure. Ia mengaku merasa keteteran sekali apabila harus membagi waktunya. Dimana ia perlu memilirkan timnya bahkan juga karirnya dalam dunia youtube ini. Dari sini akhirnya muncul sebuah pemikiran untuk tidak memberikan beban kepada rekan timnya.

Meskipun keputusan besar ini begitu berat untuk dilakukan. Setidaknya hal tersebut keputusan terbaik daripada harus membuat timnya terbebani. Hingga akhirnya Jess No Limit lebih terfokus sebagai public figure saja. Siapa sangka hanya dalam kurun waktu sehari tayang, video hasil kolaborasi Jess No limit sekaligus Jonathan Liandi memiliki banyak penonton. Dalam sehari saja penontonnya sudah mencapai 341.679 kali. Tentunya konten mereka sudah masuk dalam deretan ke 26 trending youtube. Tentunya angka ini sangatlah tinggi dan patut dibanggakan sebagai pengguna baru. Mereka yang telah menonton videonya mungkin terkesan dengan Jess No Limit ini.

Bahkan Jess No Limit pun kini memastikan jika dirinya tidak akan lagi bermain sebagai tim professional mobile legends. Padahal sebelumnya sudah berhembuskan rumor mengenai ketiadaan beliau. Hingga akhirnya EVOS pun memilih merilis roster terbarunya yang mencatumkan dirinya sebagai skuad pemain. Dalam sesi video less dan komika terkenal, Raditya Dika ini Jess pun berulang kali menyebutkan alasan ia absen dari skuad EVOS. Ia menyatakan dirinya merasa kelelahan entah itu kelelahan mental maupun lelah fisik.

Hal ini sekaan memberikan isyarat jika dirinya sudah enggan sekali jika harus berada dalam ranah kompetisi. Ia menginginkan sesuatu hal yang baru dengan tetap berkarya pada bidang lainnya. Beban mengurus teamnya selama menjadi pro player ini memang terbilang berat.

Apalagi rasa tanggung jawab pun harus besar supaya nantinya team bisa sukses dan menangkan pertandingan. Latihan siang maupun malam pun sengaja dilakukan demi kemenangan dalam permainan. Dalam kasusnya Jess ini saat memulai karir memang meroket bahkan mampu berikan semangat untuk memberikan performa terbaik pada tiap penampilan. Dua gelar sebagai runner-up MPL pun seakan menjadi bukti jika dirinya memang berhasrat sekali ingin menjadi juara meskipun pada akhirnya mengalami kegagalan.

Tetapi seiring dengan berjalannya waktu ternyata pada masa MPL 3 mulai terlihat motivasi tidak lagi sekuat dulu lagi. Kegagalan demi kegagalan pun harus ia alami sehingga mental yang ada pada dirinya semakin runtuh. Muncullah rasa keraguan mendalam untuk ikt bermain lagi. Hal ini memberikan imbas dimana konsentrasi pun semakin buyar. Dari sinilah awal mula ini tinggalkan permainan game tersebut. Apalagi tuntutan dari para fans yang menginginkan ia menang seakan menjadi beban baginya.

Mengembalikan mental ketika berkompetisi dengan orang lain memang tidak mudah. Rasa jenuh pun pasti ada hingga rasa fokus pun menghilang. Belum lagi jika ia penuh tekanan hingga akhirnya mengalami frustasi. Hal ini akhirnya menjadikan dirinya melepaskan dunia game dan mencoba bidang lainnya. Ia lebih memilih dirinya sebagai public figure dibandingkan harus menjadi Pro player Indonesia lagi. Tetapi ia akan tetap mengingat setiap perjuangan yang sudah dilalui ketika menjadi pro player.